Lewati navigasi

Arsip Kategori: puisi

Dari jendela kamarku kuluiskan indahnya langit.. di pagi hari..

rasanya tak pernah aku ingin melewatkan ketika terbitnya matahari pagi.. terlihat betapa indahnya. sepertiitulah indahnya hatiku terasa SAAT ITU….

indah, merasakan adanya pelukan dan dekapan hangat seperti yang kuingin dan rasaku, inginku tak ingin lagi melepasnya, selamanyA…..

karena aku bahagia

namun SAAT INI….

ketika kupandangi langit saat itu

awan mendung…

hujan setiap hari…

ketika itu lah aku ingat dan memandangi langit.

dan berpikir apakah langit dan bumi sedang bersedih hati bersamaku,

berduka bersamaku..

menangisi berasama akan hilangnya semua keindahan yang tak mungkin lagi dapat terulang

kenapa aku hancurRrR….????!!!

kenapa aku bodoh???

apa aku tak kkan lagi dapat kebahagiaan

aku seperti tlah kehilangan segalanya…

apa saja tlah kuberikan

namun apa yg kudapat?!

nilah yg kudapat!!

Kini AKU hampa,… pilu…sedihh…..

baru kini kusadari..

sesatnya dunia ini

penuh dendam serta iri.. tak lepas dari dengki,,

maksud hati menjauhi.. dengan niatan yang suci, tapi yang kualami derita sampai kini…

yang berarti suci, merasakan sendiri…

kawanpun menjauhi, bahkan kadang dimaki,,,

tanpa disadari, dunia pun berputar pendosa jadi Nabi. dan yang salah jadi benaR

Baru ini kusadari sesatnya dunia ini..

Oh.. Tuhan beruikan jalan kearah kebenaran..

Mengenang setiap apa pun yang pernah terjadi….?? itu bukan mau Ku.. bukan inginku…
karena aku tak suka mengenang semua yang sudah terjadi, telah berlalu harus nya kubiarkan itu semua, Namun… hati ini tak mampu berbohong karna aku yang merasakan,karena aku adalah hidupku dan ‘aku’ adalah ‘aku’. tak mampu aku bertahan dalam kerinduan yg semakin mendekat, semakin mendalam hingga tak mampu untuk menolak untuk ungkapkan semua, ingin kubungkam mulut ku unutk mengatakannya, tapi bagaimana bisa bila semua harus menjadi rahasia ku sendiri.
Q


“Namun memanglah sesungguhnya aq tak membutuhkan siapapun, dan tak begitu penting bagi apapun, hanyalah hampa, seperti sampah, bila ada maka sangatlah mengganggu.”

kepada siapa harus kukatakan adakah yang akan mendengarkan ku??adakah yg akan mengerti? apakah sungguh aku tak pantas berada disni, apa lagi diSANA!!!

Emosi yang menguasaiku, hatiku yang memaksa ku untuk mengatakan semuanya,,, bahwa aku Merindumu…

Dari jendela kamarku kuluiskan indahnya langit.. di pagi hari..

rasanya tak pernah aku ingin melewatkan ketika terbitnya matahari pagi.. terlihat betapa indahnya. sepertiitulah indahnya hatiku terasa SAAT ITU….

indah, merasakan adanya pelukan dan dekapan hangat seperti yang kuingin dan rasaku, inginku tak ingin lagi melepasnya, selamanyA…..

karena aku bahagia

namun SAAT INI….

ketika kupandangi langit saat itu

awan mendung…

hujan setiap hari…

ketika itu lah aku ingat dan memandangi langit.

dan berpikir apakah langit dan bumi sedang bersedih hati bersamaku,

berduka bersamaku..

menangisi berasama akan hilangnya semua keindahan yang tak mungkin lagi dapat terulang

kenapa aku hancurRrR….????!!!

kenapa aku bodoh???

apa aku tak kkan lagi dapat kebahagiaan

aku seperti tlah kehilangan segalanya…

apa saja tlah kuberikan

namun apa yg kudapat?!

nilah yg kudapat!!

Kini AKU hampa,… pilu…sedihh…..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.